Sunday, July 10, 2011

Tanpa Tajuk : Diari Nur (Final)

"Yah... Miii..."

Alia senyum.

"Miii..."

Ulang Alia

Gua tersenyum.

"Miii..."

Hilang mata Alia di sebalik senyuman manisnya itu.

"oh Alia anak ayah. She will be proud of you. Alia dah boleh panggil Umi eh?"

Gua angkat Alia duduk atas riba Gua.

"Anak ayah" rintih Gua sambil mengucup ubun-ubun Alia.

Air mata Gua mengalir. Ego lelaki Gua hilang malam ini. Gua menangis depan Alia, tanpa Nur.
Alia memandang cuma air mata Gua. Sebuah kucupan singgah tatkala air mata menyapu pipi Gua.

Sebuah senyuman terukir di bibir mungil itu; senyuman Nur.

"Oh Alia anak Ayah. Malam ini tidur dengan Ayah okay? Ayah ada buku cerita baru yang best!!

Nur memang ajar Gua untuk bacakan buku cerita untuk Alia every night sebelum tido. Bila Gua buat alasan tak larat; mulalah dia ungkit dulu Gua selalu x bangun bila Alia menangis nak susu, so sekarang turn Gua untuk stay up bacakan buku sampai Alia tidur. Selalunya memang Alia tak tidur lah sebab Gua memang pandai bercerita. Terkekek-kekek Alia tengok Gua terlompat kiri kanan bila bercerita. In the end, Nur masuk bilik untuk tug in kan Alia.

"Yah!!! Yah!!!"

Menjerit kegembiraan Alia.

Gua buka diari Nur...

"Awak kenal saya dari mana?"

Gua tiru gaya Nur bercakap. Alia terkekek-kekek ketawa.

"Saya nampak gambar awak dekat Facebook Shizukana Jun"

Dan Gua baca setiap patah perkataan yang tertulis dalam diari Nur.

Mulai malam ini; malam pertama Nur meninggalkan Gua dan Alia, untuk selamanya...



P/s : “What is Love?" kid: “Hmm, Love is when a puppy licks your face.” I laughed, but then he added, “Even after you left him alone all day.”

No comments:

Post a Comment

Mereka Pun Berbicara