Tundukku bukan segan.
Undurku bukan takut.
Derap pendekarku bukan untuk lagak.
Tulang empat keratku pasti bertindak,
Tapi hanya untuk Dia.
Kerana Dia...
Demi Dia...
Pasti aku menangis,
Pasti akan terjatuh,
Tapi tangis dan jatuh pasti aku bangkit.
Kan kurenung tepat kepada dugaan.
Kan kuterjah galak kepada geruh.
Aku tak gentar... Aku tak gentar...
Siapa lagi?
Mana lagi?
Silakan yang mana berupaya membuatku berlutut!
Tidak sekali-kali kersani berhenti mengalir.
Selagi aku masih di bawah kurniaan nafas Ilahi!
Tetapku lawan...Tetapku tawan..
No comments:
Post a Comment
Mereka Pun Berbicara